Berapa malam kalian tidur bertentangan?
Padahal Allah izinkan lebih. Yang halal sebelum tidur. Yang halal selepas. Yang Nabi ajarkan sendiri — tapi tidak kalian dengar dari mimbar. 49 bab, lengkap dengan dalil sahih.
- Tidur dengan hati tenang — tahu sejauh mana yang Allah izinkan
- Ada jawapan untuk pertanyaan jam 11 malam — tanpa tunggu ustaz
- Berbicara dengan pasangan tanpa malu — semua dengan dalil sahih
pasangan Muslim
100% Halal
Pernah ingin lebih, tapi berhenti?
Berhenti di tengah ciuman. Berhenti sebelum berani sentuh. Berhenti karena tidak tahu apakah yang kalian inginkan itu — Allah ridho, atau tidak. Sudah berapa malam kalian tidur dengan pertanyaan itu masih menggantung di kepala?
Banyak suami istri berhubungan, tapi belum paham adab, waktu, dan batasannya dalam Islam. Tanpa ilmu, yang harusnya jadi pahala, malah berubah jadi dosa tiap kali kita lakukan.
Dalam 7 hari, Anda akan mengerti:
- Bagaimana hubungan suami istri bisa menjadi ibadah.
- Kapan bisa & kapan tidak bisa berhubungan.
- Adab, aurat, niat & lafaz — semua dibahas dalam satu eBook.
Berbaring dekat. Hati berjauhan.
Kalian sudah lama menikah. Tapi malam ini, kalian berbaring sebelah-sebelahan — dada turun naik, tangan hanya beberapa centimeter dari tangan kalian — dan rasanya seperti ada dinding. Bukan kalian tidak ingin. Bukan kalian tidak cinta. Hanya tidak tahu sejauh mana yang Allah izinkan.
Rasa cinta itu ada…
Kita lakukan semua itu karena cinta. Kita merasa semuanya baik-baik saja.
…tapi hati malah gelisah.
Setelah bersama, hati malah gelisah. Mungkin karena caranya belum benar di mata Allah.
Kita lakukan semua itu karena cinta. Tapi setelah selesai…
Kenapa hati terasa bersalah? Kenapa hati terasa jauh dari-Nya?
Kita nggak pernah belajar… tapi kita sudah berani menyentuh.
Siapa yang bisa kita tanya? Mau tanya ustaz, rasanya malu!
Cari jawaban di internet… tapi makin dicari, makin membingungkan.
Kita pun lakuin terus… ikut rasa!
Kita merasa semuanya baik-baik saja. Tapi dia? Mungkin dia memendam. Mungkin dia terluka.
Kita nggak sadar… karena nggak pernah cari tahu. Selama ini, kita hanya ikut kebiasaan, bukan tuntunan ilmu.
Tanpa Ilmu, Cinta Bisa Jadi…
Nggak tahu adab → bisa jadi dosa
Abaikan hak pasangan → bentuk kezaliman
Nggak tahu batasannya → bisa jadi haram
Anak kita meniru, tapi kita yang dihisab.
Anak nanti akan meniru cara kita. Tapi yang dihisab nanti, tetap kita.
Baru cari ilmu saat luka sudah dalam… tapi, bisa jadi sudah terlambat.
Hubungan makin hambar. Raga terpenuhi, tapi jiwa tetap kosong.
Sholat jadi malas. Zikir tidak terasa. Pasangan ada, tapi hati tetap sepi.
Banyak yang bersama, tapi bukan karena cinta… cuma karena kebiasaan.
Rumah tangga jadi kosong. Bersama secara fisik, jauh secara hati.
Anak-anak meniru pola yang salah — dan kita yang dihisab atas warisan itu.
Buku ini bukan untuk menghakimi. Tapi untuk menyelamatkan.
Bukan sekadar memberi hukum, tapi membantu kita meluruskan niat, memperbaiki cara, dan memahami apa yang diridhai Allah.
Saya ingin tahu apa yang Allah izinkan, dan apa yang Allah tidak izinkan.
Agar hubungan bukan sekadar halal…
tapi juga berpahala, diberkahi, dan menyembuhkan.
Cocok untuk anda jika…
Centang yang mana paling dekat dengan situasi rumah tangga anda saat ini.
Buat pasangan yang merasa cintanya mulai pudar, dan ingin menghidupkan kembali keintiman yang diridhai Allah.
Pasangan baru yang malu-malu, tapi bingung soal batasan: "Ini bisa nggak ya?"
Pasangan lama yang merindukan sentuhan dan kemesraan seperti di hari-hari pertama pernikahan.
Untuk anda yang ingin tobat dan membina hubungan suci yang diberkahi, bukan sekadar ikut nafsu.
Buat yang merasa bingung dengan hukum-hukum suami istri, dan ingin jalani hubungan sesuai tuntunan Islam.
Yang ingin membahagiakan pasangan bukan sekadar menurut selera sendiri, tapi mengikuti sunnah Nabi ﷺ.
Cocok untuk semua usia & tahapan pernikahan.
Ilmu dalam buku ini tidak untuk menghakimi, tapi untuk membimbing — dari awal akad nikah, hingga ke ranjang suami istri.
Berdasarkan dalil sahih, ditulis dengan gaya yang mudah difahami.
Topik yang sangat relevan dengan realiti rumah tangga masa kini.
Saya peluk dia, tapi kali ini berbeza.
Saya pernah bertanya pada istri:
"Kamu puas nggak aku beri tiap malam?" Dia tersenyum. Tapi senyumnya… kosong.
Setelah baca buku ini, baru saya paham:
Nggak semua pelukan itu berpahala.
Nggak semua 'menjilat' itu halal.
"Malam itu aku peluk dia, tapi kali ini, aku doa dulu. Aku zikir dulu. Baru terasa… ini ibadah, bukan sekadar nafsu."
Alhamdulillah
Yang halal dilakukan sebelum subuh.
Bab tentang menyentuh. Bab tentang melihat. Bab tentang menyatu di air. Bab tentang yang kalian rindukan tapi tidak berani sebut. Semua disebut dengan namanya — semua dengan rujukan Al-Qur'an dan hadis.
"Inilah buku yang tidak disangka-sangka ada…"
Dan gimana caranya bikin pasangan merasa dihargai, disayang, bukan cuma sekadar disentuh.
0+ Reviews
Lugas, Bukan Ceramah
Baca berdua tanpa rasa canggung. Tidak ada bahasa berbelit — semua disebut dengan namanya.
Dalil Sahih, Bukan Asumsi
Setiap hukum, setiap anjuran, setiap larangan — lengkap dengan rujukan Al-Qur'an, hadis sahih, dan pandangan ulama.
Yang Terjadi di Kamar Tidur
Halal di mana, haram di mana. Yang dianjurkan, yang dilarang. Termasuk hal yang biasanya kalian malu tanya.
Pengantin Baru atau Lama
Belum menikah, baru menikah, atau sudah 20 tahun bersama — selama ada ruang untuk lebih tenang malam ini, buku ini untuk kalian.
Edisi Eksklusif & Premium
Cetakan berkualitas, tata letak rapi, juga cocok dijadikan hadiah pernikahan yang berkesan.
Buku ini bukan bacaan porno… tapi isinya tidak ditutup-tutupi.
Bab tentang menghisap. Bab tentang melihat tubuh pasangan kalian sendiri. Bab tentang fantasi. Bab tentang yang dirindukan tapi tidak berani ditanya. Semua disebut dengan namanya — semua dengan dalil sahih dari Al-Qur'an dan hadis.
01
Bagian 1 · Bab 1–7
Langkah Awal Membangun Hubungan Harmonis
Bagian 1 · Bab 1–7
Langkah Awal Membangun Hubungan Harmonis
- 01 Mendalami Hukum Fikih Sebelum Menikah
- 02 Pemilihan Suami Istri
- 03 Tujuan Pernikahan
- 04 Rukun Pernikahan
- 05 Bulan Yang Baik untuk Menikah Menurut Islam
- 06 Nafkah Keluarga
- 07 Nafkah Lahir dan Batin
02
Bagian 2 · Bab 8–16
Beradaptasi dengan Kehidupan Berkeluarga
Bagian 2 · Bab 8–16
Beradaptasi dengan Kehidupan Berkeluarga
- 08 Pergaulan Suami Istri
- 09 Amalan Sunnah Mengikut Rasulullah SAW
- 10 Hal-Hal yang Bisa Dilakukan Setelah Akad Nikah
- 11 Adab-Adab Tidur
- 12 Nasihat Malam Pertama
- 13 Pembahasan tentang Malam Pertama
- 14 Fase Bulan Madu
- 15 Tiga Macam Air
- 16 Amalan yang Disarankan Sebelum Berjimak
03
Bagian 3 · Bab 17–30
Menguatkan Ikatan Pernikahan
Bagian 3 · Bab 17–30
Menguatkan Ikatan Pernikahan
- 17 Etika Hubungan Suami Istri
- 18 Adab Berjimak
- 19 Tempat yang Dianjurkan untuk Melakukan Hubungan Suami Istri
- 20 Waktu-Waktu yang Harus Dihindari untuk Melakukan Persetubuhan
- 21 Frekuensi Hubungan Intim yang Dianjurkan dalam Sebulan
- 22 Menyeimbangkan Antara Kewajiban terhadap Istri dan Ibadah Sunnah
- 23 Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Istri
- 24 Bagian Tubuh yang Halal Disentuh dan Dilihat oleh Pasangan
- 25 Hukum Melihat dan Menyentuh Kemaluan Pasangan
- 26 Bertelanjang di Hadapan Pasangan Sebelum Berjimak
- 27 Cumbuan yang Disyariatkan dalam Islam
- 28 Hukum Orang yang Berjunub
- 29 Tata Cara Mandi Wajib
- 30 Melakukan Hubungan Suami Istri Secara Berulang
04
Bagian 4 · Bab 31–49
Menghadapi Ujian Hidup Bersama Pasangan
Bagian 4 · Bab 31–49
Menghadapi Ujian Hidup Bersama Pasangan
- 31 Naluri Seksual
- 32 Hasrat Seksual
- 33 Hubungan Seksual saat Haid
- 34 Berhubungan Intim Saat Mandi
- 35 Berhubungan Intim lewat Belakang (Dubur)
- 36 Sikap Dingin dalam Hubungan Suami Istri
- 37 Hukum Merencanakan Keluarga (KB)
- 38 Berhubungan Intim saat Istri Sedang Hamil
- 39 Batas Waktu untuk Berhubungan Setelah Istri Melahirkan
- 40 Penyakit yang Menghalangi Hubungan Suami Istri
- 41 Menghisap Puting Payudara Istri
- 42 Onani Oleh Suami dan Istri
- 43 Istri Membantu Suami Melakukan Onani
- 44 Kecanduan Menonton Video Porno
- 45 Berfantasi Saat Berhubungan Intim
- 46 Jenis Hubungan Intim yang Tidak Sesuai
- 47 Ucapan atau Doa Saat Berhubungan Intim
- 48 Berhubungan Intim di Hadapan Anak Kecil
- 49 Meniru Gaya Hubungan Seksual ala Barat
Bahasa yang sopan, isi yang menyeluruh, rujukan yang sahih.
Setiap bab dilengkapi dengan dalil dari Al-Qur'an & hadis yang diakui ulama — agar anda baca dengan tenang dan yakin.
eBook vs Carian Google
Waktu bingung kita buru-buru cari di Google atau YouTube… tapi hasilnya jawaban campur aduk, tidak tahu dalil mana yang sahih, makin baca makin pusing.
eBook Rahasia
Suami Istri
- Berasaskan dalil sahih & rujukan ulama
- Penyusunan topik secara bertahap
- Mudah dipahami, cocok dibaca bersama
- Fokus pada isu sebenar di kamar tidur
- Tanpa iklan & gangguan visual
- Bisa dibaca kapan saja, tanpa perlu internet
Carian Google
& YouTube
- Sumber bercampur, diragukan
- Informasi tersebar, tidak terstruktur
- Beragam gaya penulisan, dan terlalu teknikal
- Umum & banyak isi yang tidak relevan
- Dipenuhi iklan & pop-up yang ganggu fokus
- Perlu internet, risiko konten tidak bermoral
"Ilmu rumah tangga bukan untuk dipelajari setengah-setengah dari pencarian acak. Ia butuh panduan yang lengkap, agar hati lebih tenang dan amal lebih meyakinkan."
Suara nyata dari pasangan yang baca.
Bukan testimoni rekaan. Ini pesan WhatsApp asli dari mereka yang sudah baca.
…dan ratusan testimoni lain.
Pasangan
Rating Pembaca
Lebih 1,300+ pasangan telah hidup lebih tenang dan penuh keberkahan. Teruskan bacaan anda dengan teliti…
Saya Mau Bergabung dengan Pasangan LainBerapa harga untuk menyelamatkan rumah tangga?
Sebelum anda buat keputusan — bandingkan dulu dengan terus terang.
Sesi Kaunseling — 1x jumpa
Sekali saja, tidak bisa ulang. Kalau lupa apa yang dibahas — anda harus bayar lagi.
Buku Rahasia Suami Istri
Bisa baca berulang, kapan saja, seumur hidup. Rujuk semula saat perlu, tanpa rasa malu.
- Buku & eBook Rahasia Suami Istri edisi Limited Edition
- eBook bisa langsung diakses setelah pembayaran
- Penjelasan sopan & mudah dipahami, cocok dibaca bersama.
- Disusun berdasarkan topik, mudah cari isu penting
- Tidak dijual di toko buku biasa, hanya tersedia di sini
"Ilmu ini bukan untuk yang sudah sempurna, tapi untuk yang ingin memperbaiki diri."
Pilih pakej anda.
Dua jalan ke ilmu yang sama. Pilih yang paling sesuai gaya hidup anda.
Buku Fisik + eBook
Edisi Lengkap · cetakan premium + akses digital
- Buku fisik cetakan premium (pos percuma)
- eBook digital — bisa baca di mana saja
- Pertanyaan real-life dijawab di dalam buku
- Sesuai dibaca bersama pasangan
Untuk yang mau baca bersama pasangan — fisik & digital.
eBook Saja
Edisi Digital · unduh segera, akses seumur hidup
- eBook PDF lengkap (200+ halaman)
- Unduh segera — 2 menit ke email
- Bisa dibaca di ponsel, tablet, laptop
- Teks searchable
- Akses seumur hidup
Untuk gaya hidup sibuk & pembelajaran segera.
Jaminan 7 hari · Uang dikembalikan jika tidak puas hati
Mungkin ini yang anda ingin tahu…
Jawaban ringkas untuk pertanyaan paling sering ditanya.
01 Saya belum menikah — apakah buku ini sesuai untuk saya?
02 Apakah isi buku ini berdasarkan sumber yang sahih?
03 Bisa baca bersama pasangan?
04 Bagaimana kalau saya tidak puas?
Beli dengan tenang.
Kalau dalam 7 hari Anda merasa buku ini tidak memberikan ilmu baru, kami akan mengembalikan uang Anda. Sederhana — tanpa banyak tanya.
Setelah masa ini tamat — harga balik Rp 759.000. Beza Rp 260.000 hilang.
- Akses Langsung
- Diskon Hingga 52%
- HEMAT 260,000 IDR!
Isi Formulir di Bawah Ini ↓
Isi maklumat — terima eBook segera.
Lengkapi 3 langkah ringkas di bawah. eBook dikirim ke email anda setelah pembayaran disahkan.
Dua jalan. Satu pilihan.
Hanya anda yang bisa tentukan ke mana rumah tangga ini menuju.
- Bangun pagi lebih yakin membuat keputusan dalam rumah tangga
- Bisa rujuk eBook saat bingung — semua jawaban jelas & sahih
- Berbicara dengan pasangan tanpa rasa ragu
- Hati lebih tenang karena tahu mana halal & haram
- Anak-anak melihat orang tua lebih harmonis
- Rumah menjadi tempat yang penuh keberkahan
Pilihan 1
Ambil Tindakan
Pilihan 2
Biarkan Saja
Saya sedia mempelajari
ilmu ini sekarang.
"Semoga Allah memberkahi setiap langkah anda menuju rumah tangga yang tenang dan bahagia."